
Langkah Mudah Mendapatkan NIB untuk Bisnis Startup: Paduan Praktis
“Ketahui langkah mudah mendapatkan NIB agar bisnis startup dapat beroperasi dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.”
Memulai bisnis startup di Indonesia memerlukan kesiapan tidak hanya dari sisi ide dan model bisnis, tetapi juga dari aspek legalitas usaha. Salah satu langkah awal yang wajib dipenuhi adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas resmi pelaku usaha.
NIB berfungsi sebagai dasar perizinan dan menjadi syarat utama untuk menjalankan kegiatan usaha secara sah melalui sistem OSS-RBA. Dengan mengetahui cara memperoleh NIB startup dapat beroperasi dengan aman dan profesional.
Baca juga: Apa itu NIB dan Mengapa Setiap Pengusaha Wajib Memilikinya?
Pentingnya NIB untuk Bisnis Startup
Nomor Izin Berusaha (NIB) merupakan legalitas resmi usaha yang memastikan usaha diakui secara hukum dan dapat beroperasi secara legal. NIB dapat diperoleh melalui sistem OSS-RBA.
OSS-RBA merupakan sistem perizinan berusaha yang terintegrasi. Fungsi dari sistem ini adalah untuk menilai dan menerbitkan izin berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha.
Adapun klasifikasi tingkat risiko usaha di sistem OSS-RBA diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang adalah Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PP No.28/2025). Dalam Pasal 128 penilaian tingkat risiko kegiatan usaha diklasifikasikan ke dalam 4 tingkatan, yakni:
- Tingkat risiko rendah
- Tingkat risiko menengah rendah
- Tingkat risiko menengah tinggi
- Tingkat risiko tinggi
Tingkat risiko ini akan berpengaruh pada perizinan usaha yang dibutuhkan. Untuk risiko rendah hanya membutuhkan NIB sebagai perizinan usaha. Namun, untuk kegiatan usaha dengan tingkat risiko menengah hingga tinggi membutuhkan izin usaha yang lebih kompleks. Kegiatan usaha risiko menengah membutuhkan NIB dan sertifikat standar, sedangkan risiko tinggi membutuhkan NIB serta izin.
NIB memiliki peran penting untuk keberlangsungan usaha, termasuk pada bisnis startup. Dengan NIB, kegiatan bisnis dapat berjalan dengan legal dan terbebas dari risiko hukum. Berikut 3 manfaat utama NIB bagi bisnis startup:
- Legalitas dan perlindungan hukum
- Kemudahan perizinan usaha
- Kemudahan akses pendanaan
Baca juga: Proses Penerbitan NIB: Panduan Lengkap untuk Pengusaha Baru
Langkah Mendapatkan NIB untuk Startup
Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan langkah penting bagi startup untuk menjalankan kegiatan usaha secara legal dan terdaftar resmi di Indonesia. NIB tidak hanya berfungsi sebagai identitas pelaku usaha, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai perizinan melalui sistem OSS-RBA.
Sebelum mengajukan NIB di sistem OSS-RBA, penting bagi pelaku usaha untuk mempersiapkan dokumen. Dokumen yang diperlukan dalam proses mendapatkan NIB umumnya mencakup KTP, NPWP, dan Akta Pendirian bagi badan usaha.
Proses pengurusan NIB kini dapat dilakukan secara online melalui sistem OSS dengan tahapan yang relatif mudah. Berikut langkah mudah mendapatkan NIB:
- Akses situs OSS RBA: sebelum melakukan pengajuan permohonan izin usaha, pastikan sudah memiliki akun di OSS-RBA.
- Ajukan Permohonan: ajukan permohonan berusaha dengan mengisi data usaha secara lengkap termasuk pemilihan KBLI.
- Penerbitan NIB: setelah data dan dokumen yang diperlukan terpenuhi, cek validasi risiko dan centang pernyataan mandiri. NIB siap diterbitkan dan diunduh.
Baca juga: Langkah – Langkah Pendirian PT Biasa: Dari Persiapan Hingga Legalitas
Risiko Tidak Memiliki NIB
Tidak memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kelangsungan bisnis startup. Tanpa NIB, pelaku usaha berpotensi mengalami hambatan operasional. Berikut risiko jika tidak memiliki NIB:
- Usaha dianggap tidak resmi: NIB merupakan identitas resmi suatu perusahaan. Jika tidak memiliki NIB usaha dianggap tidak resmi karena tidak tercatat oleh pemerintah.
- Hambatan perizinan lanjutan: Selain menjadi identitas perusahaan, NIB juga diperlukan untuk mengurus berbagai izin usaha terkait seperti izin lingkungan. Tanpa adanya NIB, izin-izin yang diperlukan untuk kegiatan usaha tidak bisa diurus.
- Kesulitan akses pembiayaan: Salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran usaha adalah kondisi dan dukungan pembiayaan perusahaan. Tanpa NIB, pelaku usaha akan sulit mengajukan pinjaman maupun pendanaan dengan bank atau lembaga keuangan resmi lainnya.
- Reputasi dan kepercayaan rendah: Reputasi dan kepercayaan merupakan dua hal penting untuk menarik mitra bisnis, investor, dan juga konsumen. Tanpa legalitas usaha yang jelas, seperti NIB, bisnis dapat dipersepsikan kurang profesional, sehingga menurunkan kepercayaan pihak lain untuk bekerja sama atau bertransaksi.
- Risiko sanksi hukum: Usaha yang tidak memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat dikenakan sanksi administratif, mulai dari teguran tertulis, denda, pembekuan kegiatan usaha, hingga pencabutan izin usaha. Untuk jenis usaha dengan tingkat risiko tinggi, pelaku usaha bahkan dapat menghadapi sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Nomor Induk Berusaha (NIB) memiliki peran krusial bagi keberlangsungan dan pertumbuhan bisnis startup. Melalui proses pengurusan yang kini semakin mudah dan terintegrasi melalui OSS-RBA, startup dapat memperoleh legalitas usaha yang sah.
Mengabaikan kewajiban memiliki NIB dapat menimbulkan risiko hukum dan menghambat pengembangan usaha. Oleh karena itu, memastikan kepemilikan NIB sejak awal pendirian bisnis merupakan langkah strategis agar startup dapat beroperasi secara aman, profesional, dan berkelanjutan.
Butuh bantuan untuk mengurus NIB? Percayakan pengurusan NIB untuk legalitas usaha Anda dengan Legalo! Hubungi tim Legalo dengan cara klik tombol ini!
Author: Nasywa Azzahra
Editor: Genies Wisnu Pradana
