Posted in

Jangan Tunggu Viral! Ini Waktu yang Tepat Daftar Merek UMKM 

daftar merek UMKM

“Masih menunda daftar merek UMKM sampai bisnis viral? Pahami risiko hukumnya dan ketahui kapan waktu yang paling tepat mendaftarkan merek.” 

Banyak pelaku UMKM menganggap pendaftaran merek baru diperlukan ketika bisnis sudah memiliki banyak pelanggan, membuka cabang, atau produknya mulai dikenal masyarakat. Padahal, pelaku usaha sebaiknya sudah mulai memikirkan apakah nama yang digunakan dapat dilindungi secara hukum sejak tahap awal membangun brand. 

Hal ini penting karena hak atas merek diperoleh setelah merek tersebut terdaftar. Ketentuan tersebut terdapat dalam Pasal 3 UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Lalu kapan waktu yang tepat bagi UMKM untuk mendaftarkan mereknya? 

1. Saat Sudah Menentukan Nama Brand 

Waktu yang tepat untuk mulai mendaftarkan merek adalah ketika sudah menentukan nama yang akan digunakan sebagai identitas bisnis dan memiliki rencana untuk mengembangkannya. 

Misalnya, Anda sudah menemukan nama untuk produk makanan, kosmetik, atau jasa yang ingin dijalankan. Maka sebaiknya Anda jangan langsung mencetak kemasan atau mengeluarkan biaya besar untuk promosi sebelum memastikan nama tersebut aman untuk digunakan. 

2. Jangan Menunggu Hingga Brand Sudah Terkenal

Ketika brand mulai dikenal, maka nilai ekonominya juga meningkat. Anda mungkin sudah mengeluarkan biaya untuk desain logo dan kemasan, iklan dan promosi, media sosial, papan nama toko, dan lainnya. 

Jika setelah semua investasi tersebut dilakukan ternyata terdapat pihak lain yang memiliki hak atas merek yang sama atau memiliki persamaan pada pokoknya, maka Anda dapat menghadapi persoalan hukum. 

3. Saat Bisnis Mulai Mengeluarkan Banyak Investasi untuk Branding

Semakin banyak uang dan waktu yang dikeluarkan untuk membangun suatu nama, semakin besar pula alasan untuk memastikan nama tersebut dilindungi oleh hukum.

Bayangkan apabila usaha Anda sudah memiliki ribuan pengikut dan produknya banyak dikenali. Namun, ketika hendak mendaftarkan merek, ternyata nama tersebut memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek lain. Akhirnya Anda harus mempertimbangkan apakah akan mengganti nama atau menghadapi potensi sengketa.

4. Sebelum Melakukan Ekspansi

Ekspansi biasanya membuat penggunaan brand menjadi semakin luas. Nama yang sebelumnya hanya digunakan pada satu toko dapat muncul pada beberapa lokasi, media sosial, website, marketplace, materi promosi, dan sebagainya. Pada tahap ini, merek bukan lagi sekedar nama usaha tetapi sudah menjadi aset bisnis. 

5. Sebelum Bekerja Sama dengan Investor, Franchise, atau Mitra Bisnis

Pendaftaran merek juga sebaiknya dilakukan ketika Anda mulai melakukan kerja sama bisnis. Contohnya saat Anda mencari investor, menawarkan franchise, melakukan lisensi merek, membuka kemitraan, dan sebagainya. 

Misalnya untuk franchise, merek merupakan salah satu aset penting yang digunakan secara berulang oleh pihak lain berdasarkan hubungan kerja sama. Karena itu, status dan kepemilikan merek sebaiknya sudah jelas sebelum bisnis dikembangkan lebih jauh. 

Baca juga: Awas Dicuri! Pentingnya Mendaftarkan Merek Dagang UMKM 

Jangan Hanya Memeriksa Nama yang Sama Persis dan Pastikan Kelas Merek Sesuai dengan Usaha Anda

Sebelum mendaftarkan merek, Anda tidak cukup hanya dengan mencari apakah ada nama yang 100% sama. Anda juga perlu memperhatikan kemungkinan persamaan pada pokoknya. 

Hal ini berkaitan dengan Pasal 21 UU Merek yang mengatur mengenai alasan penolakan permohonan merek termasuk apabila terdapat persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis. Artinya, nama yang berbeda sedikit belum tentu otomatis aman. 

Selain memeriksa nama, Anda juga perlu menentukan kelas merek yang sesuai. Misalnya, bisnis menjual makanan, menyediakan jasa restoran, memproduksi kosmetik, menjual pakaian, atau menyediakan jasa konsultasi. Masing-masing kegiatan memiliki karakteristik barang dan/atau jasa yang berbeda sehingga kelas yang dipilih perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha. 

Baca juga: Jangan Panik! Biaya Daftar Merek UMKM Tetap Rp 500 Ribu

Bagi UMKM, waktu terbaik untuk mendaftarkan merek bukan ketika brand sudah besar, melainkan ketika nama sudah dipilih dan digunakan untuk membangun bisnis. Sebelum mengeluarkan biaya besar untuk kemasan, promosi, ekspansi, atau franchise, pastikan terlebih dahulu nama brand telah ditelusuri, potensi persamaan dengan merek lain telah dianalisis, dan kelas mereknya telah ditentukan dengan tepat. 

Tim konsultan Merekl dari Legalo siap mengamankan aset bisnis Anda sejak hari pertama. Kami melayani penelusuran tingkat kemiripan merek secara mendalam, penentuan kelas merek yang akurat, hingga pengawalan proses pendaftaran sertifikat di DJKI Kemenkumham.

Jangan Biarkan Nama Bisnis Anda Direbut Kompetitor! Konsultasikan Proses Daftar Merek UMKM Anda Bersama Legalo Sekarang.

Author: Andrea Tiorein

Dapatkan informasi lebih banyak melalui

Berbisnis Makin Optimis

Artikel Pilihan Untukmu